Persepsi Peternak Terhadap Teknologi Pembuatan Telur Asin Menggunakan Alat Pemanas Sederhana

Authors

  • Evita Khoirul Hikmah Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang
  • Nurdayati Nurdayati Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang
  • Puji Hartati Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

DOI:

https://doi.org/10.36626/jppp.v16i29.71

Keywords:

Persepsi Peternak, Teknologi Pembuatan Telur Asin Menggunakan Alat Pemanas Sederhana, Partial Least Square

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak terhadap teknologi
pembuatan telur asin menggunakan alat pemanas sederhana, mengetahui pengaruh faktor internal (umur, pendidikan, dan pengalaman) dan karakteristik inovasi terhadap persepsi peternak, dan untuk mengetahui karakteristik inovasi memediasi pengaruh faktor internal. Responden yang digunakan pada penelitian ini adalah semua peternak itik petelur di Desa Trasan yang berjumlah 35 orang. Pengujian dilakukan dengan metode deskriptif inferensial menggunakan skala likert pada penentuan persepsi dan analisis data dengan PLS (Partial Least Square) menggunakan program SmartPLS. Hasil analisis, persepsi peternak terhadap teknologi pembuatan telur asin menggunakan alat pemanas sederhana adalah baik dengan nilai 3085. Hasil perhitungan, model karakteristik inovasi memediasi pengaruh umur terhadap persepsi peternak yang bersifat mediasi penuh (full mediation) (P < 0,05) artinya karakteristik inovasi memediasi secara penuh pengaruh umur terhadap persepsi peternak.


References

Alisa, I.2007. Persepsi Petani Terhadap Inovasi Untuk Menggunakan Pupuk Kompos Kotoran Ternak Produk P4S Bumi Lestari Sragen (Kasus Petani di Desa Gondang Kecamatan Gondang Kabupaten Sragen ). Skripsi. Program Studi Sosial Ekonomi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Fachrista, I. A. dan M. Sarwendah.2014. Persepsi Dan Tingkat Adopsi Petani Terhadap Inovasi Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah. Agriekonomika ISSN 2301-9948 volume 3 nomor 1. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung, Bangka Belitung.

Kementerian Pertanian.2018. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 03/Permentan/Sm.200/1/2018 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian. Jakarta.

Khasanah, W.2008. Hubungan Faktor-Faktor Sosial Ekonomi Petani Dengan Tingkat Adopsi Inovasi Teknologi Budidaya Tanaman Jarak Pagar (Jatropha Curcas L.) Di Kecamatan Lendah Kabupaten Kulon Progo. Skripsi.Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Solo.

Kock, N.2011. Using WarpPLS in e-Collaboration Studies: Mediating Effects, Control and Second Order Variables, and Algorithm Choices. International Journal of e-Collaboration, 7(3): 1-13.

Mulia, A.2017. Proses Pembuatan Telur Asin Sebagai Peluang Usaha.Buletin Peternakan Edisi IV 2017 Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi. Sulawesi Selatan.

Putri, N.I.2011. Penerapan Teknologi Pertanian Padi Organik di Kampung Ciburuy, Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. [skripsi]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Schiffman, L. and Kanuk, L.L.2010. Consumer Behavior. 10th Edition. Pearson Prentice Hall, New Jersey.

Surakitti. 2004. Kimia 3 Kelas 3 SMA. Intan Pariwara, Klaten.

Walgito, B.1990. Bimbingan Penyuluhan di Sekolah. Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi, Yogyakarta.

Utomo, P.2012. Persepsi Petani Terhadap Metode Budidaya Padi System Of Rice Intensification (Sri) Di Desa Ringgit Kecamatan Ngombol Kabupaten Purworejo.Skripsi.Universitas Muhammadiyah Purworejo, Purworejo.

Downloads

Published

2019-09-26

Issue

Section

Articles