Pengaruh Pemberian Aditif Pakan Probiotik Rhizopus Oryzae Dalam Ransum Terhadap Bobot Dan Panjang Organ Pencernaan Ayam Kampung

Rendika, N., T. Yudiarti, Isroli Isroli

Abstract


Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pemberian probiotik Rhizopus oryzae sebagai aditif pakan pada ayam kampung terhadap bobot dan panjang organ pencernaan.  Penelitian dilaksanakan pada tanggal 11 Agustus–11 Oktober 2014 di Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro.  Materi yang digunakan adalah Day Old Chick

(DOC) ayam kampung sebanyak 100 ekor (unsexed) dengan bobot badan 37,90 ± 1,36 g.  Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL).  Perlakuan dosis kultur kering probiotik Rhizopus oryzae T0 (kontrol), T1 (0,1%) dan T2 (0,2%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik Rhizopus oryzae dalam ransum berpengaruh nyata (P<0,05)  terhadap sebagian besar bobot dan panjang organ pencernaan ayam kampung.  Bobot organ pencernaan tertinggi pada perlakuan T1 yang kemudian diikuti T2 dan T0, sedangkan panjang organ pencernaan diperoleh tertinggi pada perlakuan T2 yang kemudian diikuti T1 dan T0.  Kesimpulan penelitian adalah pemberian Rhizopus oryzae dengan dosis 0,1% dan 0,2% pada pakan ayam kampung dapat meningkatkan sebagian besar bobot dan panjang organ pencernaan ayam kampung.

Keywords


Probiotik; fungi; organ pencernaan; ayam kampung

Full Text:

PDF

References


Abun. 2008. Hubungan Mikroflora dengan

Metabolisme dalam Organ Pencernaan Unggas dan

Monogastrik. Makalah Ilmiah Nutrisi Dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran Jatinangor, Bandung

Akhadiarto, S. 2010. Pengaruh pemberian probiotik temban biovet dan biolacta terhadap persentase karkas, bobot lemak abdomen dan organ dalam ayam broiler. Jurnal Sains dan

Teknologi, 12 (1) : 53-59.

Aswanto. 2010. Beternak Ayam Kampung. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Kalimantan Barat.

Dewi, C., T. Purwoko, dan A. Pangastuti. 2005. Produksi gula reduksi oleh Rhizopus oryzae dari substrat bekatul. Jurusn Biologi Fakultas MIPA Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta. J. Bioteknologi, 2 (1) : 21-26. ISSN 0216-6887.

Hassan, Z. H. 2006. Isolasi Lactobacillus, bakteri asam laktat dari feses dan organ organ pencernaan ayam. Makalah Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner, Kalimantan Selatan.

Huyghebaert, G., R. Ducatelle and F. Van Immerseel, 2011. An update on alternatives to antimicrobial growth promoters for broilers. J. Vet. 187 : 182 – 188.

Kompiang, I P. 2009. Pemanfaatan mikroorganisme sebagai probiotik untuk meningkatkan produksi ternak unggas di Indonesia. Pengembangan Inovasi Pertanian, 2 (3) : 177 - 191.

Mangisah I, N. Suthama dan H. I. Wahyuni. 2009. Pengaruh Penambahan Starbio dalam ransum berserat kasar tinggi terhadap performa itik. Makalah Seminar Nasional Kebangkitan Peternakan Universitas Diponegoro, Semarang.

Mc Donald, P., A.R. Edwards, J.F.D. Greenhalgh and C. A. Morgan. 2002. Animal nutrition. 6th Ed., Ashford Colour Press Ltd., Gosport, British.

Melviyanti, M. T., N. Iriyanti dan Roesdiyanto. 2013. Penggunaan pakan fungsional mengandung omega 3, probiotik dan isolat antihistamin N3 terhadap bobot dan indeks telur ayam kampung. Jurnal Ilmiah Peternakan, 1 (2) : 677 – 683.

Nugroho, A. P., I. Murni W., E. Reftiana Z. dan A. S. Harti. 2013. Tempe bekatul kitosan sebagai biosuplemen prebiotik sehat alami bagi ibu hamil. Prosiding SNST ke-4. p 10 – 14.

Safingi, A., M. Mufti dan N. Iriyanti. 2013. Penggunaan berbagai jenis probiotik dalam ransum ayam arab terhadap konsumsi pakan dan income over feed cost. Jurnal Ilmiah Peternakan, 1 (3) : 970 - 975.

Sarwono, S.R., T. Yudiarti dan E. Suprijatna. 2012. Pengaruh pemberian probiotik terhadap trigliserida darah, lemak abdominal, bobot dan panjang organ pencernaan ayam kampung. J. Anim Agric. 1 (2) : 157 – 167.

Sudarmono. 2013. Sukses Meramu Probiotik untuk Perikanan, Peternakan dan Pertanian. Pustaka Baru Press, Yogyakarta.

Sugiharto, S. 2014. Role of nutraceuticals in gut health and growth performance of poultry. J. Saudi Soc. Agric. Sci. p 1 - 13.

(http://dx.doi.org/10.1016/j.jssas.2014.06.001). Sugito, W. M., D. A. Astuti, E.

Handharyani dan Chairul. 2007. Morfometrik usus dan performa

ayam broiler yang diberi cekaman panas dan ekstrak n-heksana kulit batang jaloh (Salix tereasperma Roxb). J. Poult Sci. 30 (3) : 198- 206. ISSN 0126-0472.

Widyastuti, Y. dan E. Soarianawati. 1999. Karakter bakteri asam laktat Enterococcus sp. yang diisolasi dari organ pencernaan ternak. J. mikrobiologi Indonesia. 4 (2): 50-53.

Yudiarti, T., V. D.Yunianto B.I, R. Murwani dan E. Kusdiyantini. 2012. The effect of Chrysonilia crassa additive on duodenal & caecal morphology, bacterial and fungal number, and productivity of ayam kampung. Int. J. Sci. and Eng., 3 (2):26 – 29.

Wahju, J. 1992. Ilmu Nutrisi Unggas. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Yuwanta, T. 2004. Dasar Ternak Unggas. Kanisius, Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.36626/jppp.v13i23.111

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian

 

UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Jl.Magelang Kopeng Km7, kotak pos 152, Tegalrejo Magelang 56101
Telp. 0293-364188, Fax 0293-364188.