Pengaruh Penambahan Spirulina (Arthrospira Platensis) Dalam Pakan Terhadap Kandungan Hormon Reproduksi Ayam Petelur Umur 50 Minggu

Authors

  • Andang Andiani Listyowati Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang
  • Nur Prabewi Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang

DOI:

https://doi.org/10.36626/jppp.v22i2.1508

Keywords:

Hormon Estrogen, FSH, LH, Ayam Ras Petelur, Tepung Spirulina

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Penambahan Spirulina (Arthrospira platensis) Dalam Pakan Terhadap Kandungan Hormon Reproduksi  Ayam Petelur Umur 50 Minggu Materi yang digunakan adalah ayam ras petelur strain Lohman Brown berumur 50 minggu sebanyak 60 ekor tepung spirulina sebanyak 11,4 kg, glove dan air minum.Alat penelitian kandang percobaan berupa kandang battery, tempat pakan, tempat minum, timbangan, spuit 1 mm sebanyak 60 buah, cool box, tabung sampel darah, microcup, KIT isi 48. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terbagi menjadi 4 perlakuan dan 5 ulangan dengan sampel ternak yang digunakan homegen memiliki jenis dan umur yang sama. Jumlah ternak per ulangan adalah sebanyak 3 ekor, rancangan sebagai berikut P0 = Pakan ayam petelur fase layer II tanpa spirulina, P1 = Pakan ayam petelur fase layer II + 3% spirulina /kg Pakan,P2 = Pakan ayam petelur fase layer II + 6% spirulina /kg Pakan,P3 = Pakan ayam petelur fase layer II + 9% spirulina /kg Pakan.Metode analisis data mengunakan ANOVA dan apabila terjadi perbedaan nyata selanjutnya akan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncans. Hasil analisis variansi perlakuan penambahan spirulina menunjukkan perbedaan nyata (P<0,05) terhadap variabel kadar hormon Estrogen , hormon FSH, hormon LH.Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa variabel hormon estrogen pada perla kuan P2 (6 %) dan P3 (9%) tepung spirulina berbeda nyata dengan perlakuan P0 (0%) dan P1 (3%), sedangkan variabel hormon FSH dan Variabel Hormon LH pada perla kuan P3 (9%) tepung spirulina berbeda nyata dengan perlakuan P0 (0%) , P1 (3%) dan P2 (6 %) tepung spirulina kadar hormon Estrogen sejumlah  211,57 ng/l  dan P3 9% tepung spirulina kadar hormon Estrogen 221,61 ng/l  berbeda nyata dengan perlakuan P0 (0%) dan P1 (3%) . Kesimpulan hasil penelitian ini adalah Treatment Feed Additive tepung spirulina (Arthrospira platensis) hingga 9 %  dapat meningkatkan kadar hormon estrogen menjadi 221,61 ng/l, kadar hormon FSH  menjadi 33,90 mIU/ml dan kadar hormon LH 42,51 mIU/ml

References

Andrade, L., Andrade, C., Dias, M., & Nascimento, C. 2018. Chorella and spirulina microalgae as sources of functional foods, nutraceticals, and food supplements. MOJ Food Process Technol, 45-58.

Badan Standarisasi Nasional. 2016. SNI 8290.5:2016 Pakan Ayam Ras Petelur Bagian 6 : Setelah Puncak Produksi. Jakarta: Direktorat Pakan.

Balumbi, M., F. Fachruddin, dan M. Risman. 2021. Morfometri Ovarium setelah Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam). Acta Veterinaria Indonesiana. 9: 44-52.

Barkia, I., S, R. M., & Saari, N. 2019. Microalgea for high-value products towards human and nutrition. Marine Drugs, 304.

Bhalamuragan, G. L., O, V., & L, M. 2018. Valuable bioproducts obtained from microalgal biomass and their commercial applications. Environ Eng Res, 229-241.

Chandra, H. 2013. Agribisnis Pakan Ternak Unggas. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Christwardana, M., & Hariyanto, N.2013. Spirulina plantesis : Poetensinya sebagai bahan pangan fungsional. Indonesian Food Technologist Commubity, 1-4.

Deheus. 2021, Agustus 24). Webinar : Good Management in Rearing Pullet Commercial. Retrieved from Deheus.id: https://www.deheus.id/cari/berita-dan-artikel/persiapkan-periode-pullet-untuk-produksi-ayam-petelur

Firdaus, I. 2020. Organ Reproduksi Betina Pada Unggas. Bali: Universitas Udayana.

Gutierrez-Salmean, G., Fabila-Castillo, L., & Chamorro-Cevallos, G. 2015. Nutrional and toxicologica; aspects of Spirulina (Arthropspira ) . Nutr Hosp, 34-40.

Hanani, T., Widowati, I., & Susanto, A. 2020. Kandungan Senyawa Beta Karoten pada Spirulina plantesis dengan Perlakuan Perbedaan Lama Waktu Pencahayaan. Buletin Oseanografi Mariana, 55-58.

Kasiyati. 2009. Umur Masak Kelamin dan Kadar Estrogen Puyuh (Cortunix cortunix japonica) Setelah Pemberian Cahaya Monokromatik. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Kiptiyah, Hartanto, & Lisin. 2012. Pengaruh Ranggas Paksa dan Suplementasi Tepung Bekicot Terhadap Pertumbuhan Folkel Yolk Ayam (Gallus turcicus). Sainstis, 43-53.

Kusumasari, D. P., Mangisah, I., & Estiningdriati, I. 2013. Pengaruh Penambahan Vitamin A dan E Dalam Ransum Terhadap Bobot Telur dan Mortalitas Embrio Ayam Kedu Hitam. Animal Agriculture J, 191-200.

Kusuma, T. I. 2017. Pengaruh Pemberian Fitoestrogen Kedelai (Glycine max) Sebagai Kandidat Kontrasepsi Wanita Terhadap Aktivitassuperokside Dismutase (SOD) dan Histopatologi Uterus Pada Tikus Putih (Rattusnorvegicus). Skripsi Sarjana Kesehatan Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Brawijaya, Malang.

Lestari, E., Sunarno, S., Kasiyati, K., & Djaelani, M. A. 2020. Efek Bahan Aditif Tepung Kelor Terhadap Biomassa Organ Visceral Ayam Petelur Jantan. Media Bina Ilmiah, 3215-3230.

Lokapirnasari, W. P., Soewarno, & Dhamayanti, Y. 2011. Potensi Crude Spirulina Terhadap Protein Efiisiensi Rasio pada Ayam Petelur. J Ilmiah Kedokteran Hewan, 5-8.

Lusiana, N. 2017. Pengaruh Fitoestrogen Daging Buah Kurma Ruthab (Phoenix Dactylifera L.)Terhadap Sinkronisasi Siklus Estrus Mencit (Mus Musculus L.) Betina. Jurnal Ilmu Biologi dan Terapan. 1: 24-31.

Manurung, T. L., Praseno, K., & Saraswati, T. R. 2013. Panjang dan Bobot Oviduk Setelah Pemberian Tepung Kunyit dan Tepung Ikan Pada Puyuh (Coturnix coturnix japonica). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 29-34.

Melviyanti, M. T., Iriyanti, N., & Roesdiyanto. 2013. Penggunaan Pakan Fungsional Mengandung Omega 3, Probiotik dan Isolat Antihistamin N3 Terhadap Bobot Indeks Telur Ayam Kampung. J. Ilmiah Peternakan, 677-683.

Merdekawati, W., Karwur, F. F., & Susanto, A. 2019. Karotenoid Pada Algae : Kajian Tentang Biosintesis Distribusi Serta Fungsi Karotenoid. Biologi UNJ Press, 23-32.

Milenia, Y. R., Madyawati, S. P., Achmad, A. B., & Damayanti, R. 2022. Evalution of Production Peak of Laying Hens Strain Lohman Brown in CV. Lawu Farm Malang. J of Applied Veterinary Science and Technology, 12-17.

Notonegoro, H., Setyaningsih, I., & Tarman, K. 2018. kandungan senyawa aktif spirulina platensis yang ditumbuhkan pada media walne dengan konsentrasi nano 3 berbeda the Active Compounds of Spirulina platensis Grown on Walne Media with Different NaNO 3 Concentrations. 111–122.

Nuraini, Mirzah, & Djulardi, A. 2017. Karetonoid Sebagai Feed Additive Untuk Unggas. Padang: Sukabina Press.

Nurmeliasari, Fenita, Y., Santoso, U., Kususiyah, & Kusnandar, A. 2020. Pengaruh Pemberian Tumbuhan Obat terhadap Performa Produksi dan Karakteristik Reproduksi Ayam Petelur. J. Agripet, 38-46.

Nurzamzam, D. 2015. Pengaruh Pemberian Spirulina Dalam Ransum Terhadap Kualitas Interior Telur Ayam Arab. Universitas Padjadjaran .

Prastiya, R. A., Madyawati, S. P., Sari, S. Y., & Nugroho, A. P. 2022. Effect of follicle-stimulating hormone and luteinizing hormone levels on egg-laying frequency in hens. Veterinary World, 2890-2895.

Pratama, D., Mugiyono, S., & Sulistyawan, I. H. 2020. Pengaruh Penambahan Probiotik Terhadap Panjang dan Bobot Oviduct Pada Ayam Niaga Petelur. Journal of Animal Science and Technology, 266-275.

Ravindran, V., & Blair, R. 2012. Feed Resources For Poultry Production in Asia and The Pasific II. Plant Protein Sources . World's Poultry Science J, 205-231.

Ridlo, A., Sedjati, S., & Supriyantini, E. 2015. Aktivitas Antioksidan Fikosianin dari Spirulina Sp. Menggunakan Metode Transfer Elektron Dengan DPPH (1,1-defenil-2-pikrilhidrazil). J Kelautan Tropis , 58-63.

Rozali, U., Muharlien, M., & Prayogi, H. 2017. Pengaruh Kepadatan Kandang Ayam di dalam Kandang Terhadap Konsumsi Pakan, Pertambahan Bobot Badan, dan Konversi Pakan pada Ayam Arab Jantan Periode Grower. Ternak Tropical J of Tropical Animal Production, 29-33.

Salang, F., Wahyudi, L., Queijoe, E., & Katlili, D. 2015. Kapasitas Ovarium Ayam Petelur Afkir. Jurnal MIPA UNSRAT, 99-102.

Salim, M. A., Lestari, S., & Sjafani, N. 2022. Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Sanctum L) Terhadap Produksi Telur Ayam Buras. Jurnal Inovasi Penelitian, 2735-2740.

Saraswati, T. R. (2015). Optimalisasi Fungsi Reproduksi Puyuh dan Biosintesis Kimiawi Bahan Pembentuk Telur (K. Praseno (ed.)). LESKONFI.

Setyono, D. J., Ulfah, M., & Suharti, S. 2013. Sukses Meningkatkan Produksi Ayam Petelur. Bogor: Penebar Swadaya.

Sugiharto. 2020. Chorella vulgaris dan SPirulina plantesis : Kandungan Nutrisi dan Senyawa Bioaktifmnya untuk Meningkatkan Produktivitas Unggas. Wartazoa, 123-138.

Sukmawati, N., Sampurna, I., Wirapartha, M., Siti, N., & Ardika, I. 2015. Penampilan dan Komposisi Fisik Karkas Ayam Kampung Yang diberi Jus Daun Pepaya Terfermentasi dalam Ransum Komersial. Majalah Ilmiah Peternakan, 39-43.

Susilawati, M. 2015. Perancangan Percobaan. Denpasar: Falkultas MIPA Universitas Udayana.

Thamrin, N., & Suharno, B. 2018. 30 Pakan Ayam Kampung. Jakarta: Penebar Swadaya.

Ustomo, E. 2016. 99% Gagal Beternak Ayam Broiler. Jakarta Timur: Penebar Swadaya.

Utiah, W., & Paputungan, U. 2021. Analisis Faktor Konsentrat Pakan Terhadap Konsumsi Asam-Asam Amino Ayam Ras Petelur . Zoonec, 19-28.

Vera, N. D. 2021.. Majalah Infovet. Retrieved Maret 18, 2023, from Pemberian Pakan Ayam Petelur: https://www.majalahinfovet.com/2021/01/pemberian-pakan-ayam-petelur.html

Wang, S., Khondowe, P., Chen, S., Yu, J., Shu, G., Zhu, X., . . . Jiang, Q. 2021. Effects of ”Bioactive" amino acids leucine, glutamate, arginine and tryptophan on feed intake and mRNA expression of relative neuropeptides in broiler chicks. J Anim Sci Biotechnol, 1-8.

Wulandari, E., & Hapsari, R. A. 2013. Peran Hormon Sebagai Regulator Fungsi Organ. Jakarta: UIN Jakarta Press.

Yuwanta, T. 2010. Telur dan Kualitas Telur. Yogyakarta: UGM-Press.

Downloads

Published

2025-12-15

Issue

Section

Articles