Pendekatan Theo-Psigeospasial dalam Kebijakan Lahan: Integrasi Regulasi dan Sosial-Ekonomi Pertambangan Rakyat di Wilayah Kepulauan

Authors

  • Ahmad Fathorrozi
  • Abdul Mughits
  • Arief Fahmie

Keywords:

Kebijakan Lahan Mati, Kelestarian Pangan, KNIME, Pertambangan Rakyat, Theo-Psigeospasial.

Abstract

Hilirisasi pertanian dan peternakan memerlukan integrasi kebijakan hukum lingkungan yang inklusif serta pemahaman mendalam terhadap dinamika sosial-ekonomi masyarakat lokal. Di sisi lain, realitas di lapangan menunjukkan adanya benturan pemanfaatan ruang akibat masifnya pertambangan rakyat (pasir manila dan batu split) pada lahan marjinal. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dinamika antara regulasi formal dan asas kemaslahatan ekonomi lokal melalui identifikasi perilaku industri pertambangan rakyat (pasir manila dan batu split) pada lahan mati di Wilayah Kepulauan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-yuridis empiris melalui field research, didukung analisis normatif, yuridis, filosofis, serta perspektif kemaslahatan hukum Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa eksploitasi galian C ilegal dengan nilai ekonomi Rp250.000,00 hingga Rp350.000,00 per alat angkut berjalan masif karena berfungsi sebagai jaring pengaman sosial-ekonomi utama bagi penghidupan komunal, meskipun secara legalitas formal melanggar hukum lingkungan. Sebagai kesimpulan, penelitian ini merumuskan rekomendasi kebijakan tata kelola wilayah kepulauan untuk menyelaraskan aturan kelestarian ekologis dengan kebutuhan ekonomi riil masyarakat. Agenda riset mendatang akan menerapkan analitik data KNIME guna memodelkan intervensi psikologis dan profil kompetensi penambang yang presisi untuk mendukung hilirisasi pangan berkelanjutan.

Published

2026-09-01