Analisis Keberlanjutan Pengelolaan Limbah Makan Bergizi Gratis Melalui Budidaya Maggot di Desa Butuhan Sustainability Analysis of Free Nutritious Meals Waste Management Through Maggot Cultivation in Butuhan Village
Abstract
Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program pemerintah Indonesia yang
bertujuan untuk mencegah stunting pada anak guna mendukung visi Indonesia Emas
2045, khususnya di Solo Raya dan Delanggu. Namun, implementasi program ini justru
menimbulkan limbah pangan dalam jumlah yang signifikan dan perlu dikelola secara
efektif agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah makanan program MBG serta
mengkaji potensi pemanfaatannya melalui budidaya maggot BSF sebagai solusi
Circular Economy dan Zero Waste. Secara khusus, penelitian ini mengeksplorasi
peluang hilirisasi produk maggot sebagai pakan alternatif yang bernilai ekonomis dan
berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods melalui
survei lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 40 responden yang terdiri atas
pelajar serta guru atau fasilitator sekolah. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif,
sedangkan data kualitatif berupa masukan terbuka dianalisis secara tematik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar limbah (55%) diberikan kepada hewan
ternak, sementara 17,5% berakhir di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan
sebanyak 27,5% diberikan kepada teman. Pemanfaatan limbah makanan untuk
budidaya maggot dapat diterapkan di berbagai lapisan masyarakat sebagai solusi
yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
pengelolaan limbah MBG perlu terus ditingkatkan melalui edukasi, penyediaan
fasilitas, dan inovasi hilirisasi produk maggot setelah mencapai masa panen agar nilai
ekonomis meningkat.
