Pengaruh Frekuensi Pemberian Hormon Prostaglandin (Pgf2α) Terhadap Tampilan Estrus Dan Keberhasilan Kebuntingan Pada Domba Ekor Tipis

Authors

  • Endah Wahyu Rahmasari
  • Edi Purwono
  • Yudiani Rina Kusuma
  • Wida Wahidah Mubarokah

Keywords:

Conception rate, Domba Ekor Tipis, Onset estrus, PGF2α, Sinkronisasi estrus

Abstract

Domba Ekor Tipis (DET) merupakan ternak lokal Indonesia yang memiliki
potensi dalam pengembangan produksi daging, namun peningkatan produktivitas
reproduksi masih terkendala oleh rendahnya deteksi estrus yang menyebabkan
ketidaktepatan waktu perkawinan. Sinkronisasi estrus menggunakan hormon
Prostaglandin F2α (PGF2α) menjadi salah satu teknologi reproduksi untuk
meningkatkan efisiensi reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh frekuensi pemberian hormon PGF2α terhadap tampilan estrus dan
keberhasilan kebuntingan pada Domba Ekor Tipis serta serta frekuensi pemberian
injeksi hormon PGF2α yang optimal.Penelitian ini menggunakan 20 ekor Domba
Ekor Tipis betina berumur 1,5–2 tahun dan telah beranak minimal satu kali. Metode
penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan
dan 5 kali ulangan. Variabel yang diamati meliputi onset estrus, intensitas estrus
(suhu, warna vulva, dan lendir), durasi estrus, heat rate, dan conception rate.
Analisis data kuantitatif menggunakan Analysis of variance (ANOVA), apabila hasil
menunjukkan perbedaan nyata, maka akan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple
Range Test (DMRT), data kualitatif dianalisis menggunakan Kruskal Wallis dan
apabila terdapat perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji Mann Whitney sedangkan
data heat rate dan conception rate akan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa frekuensi pemberian PGF2α memberikan berpengaruh sangat
nyata terhadap onset estrus (P<0,01) dan memberikan pengaruh nyata (P<0,05)
terhadap intensitas dan durasi estrus dimana P2 menunjukkan respons estrus terbaik
serta kebuntingan tertinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Berdasarkan
hasil dan pembahasan dapat disimpulkankan bahwa pemberian PGF2α sebanyak dua
kali memberikan hasil terbaik terhadap tampilan estrus dan kebuntingan pada domba
ekor tipis.

Published

2026-09-01