Perbandingan Efektivitas Sinkronisasi Estrus Menggunakan PGF2α Metode Pemberian Berbeda Terhadap Kualitas Estrus dan Kebuntingan Sapi PFH

Authors

  • Deni Kasra
  • Muh Nur Khamid
  • Wida Wahidah Mubarokah

Keywords:

Conception rate, Durasi estrus, Onset of estrus, PGF₂α, Sinkronisasi estrus, Sapi PFH.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas sinkronisasi estrus menggunakan Prostaglandin F2α (PGF₂α) dengan metode pemberian berbeda terhadap kualitas estrus dan tingkat kebuntingan pada sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH). Penelitian ini menggunakan 18 ekor sapi betina PFH yang dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan dengan tiga kali ulangan yaitu kontrol (P0), pemberian PGF₂α secara intramuskular dosis 5 ml (P1), dan intrauterin dosis 2 ml (P2). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan beberapa perlakuan PGF2α dengan metode pemberian berbeda. Variabel yang diamati meliputi onset estrus, durasi estrus, heat rate, dan Conception Rate (CR). Data onset dan durasi estrus akan di uji normalitas terlebih dahulu dan jika data terdistribusi normal dilanjutkan dengan analisis sidik ragam (ANOVA) dan apabila terdapat perbedaan nyata maka akan dilanjutkan dengan uji Tukey HSD. Data heat rate dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis, sedangkan conception rate akan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pemberian PGF₂α berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap onset estrus dan durasi estrus, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap heat rate. Rataan onset estrus pada P0, P1, dan P2 berturut-turut sebesar 139,37±17,95 jam; 82,58±1,74 jam; dan 73,09±1,25 jam. Rataan durasi estrus masing-masing sebesar 10,31±0,85 jam; 13,81±1,25 jam; dan 15,82±0,96 jam. Nilai conception rate pada P0 dan P1 sebesar 66,67%, sedangkan P2 mencapai 83,33%. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa metode pemberian PGF₂α dengan metode pemberian berbeda dapat mempengaruhi onset dan durasi estrus serta tingkat kebuntingan pada sapi Peranakan Friesian Holstein (PFH).

Published

2026-09-01