Motivasi Peternak terhadap Manajemen Kesehatan Ternak Domba melalui Penyuluhan Penyembuhan Luka Gores Menggunakan Krim Daun Binahong di Desa Sendangagung, Kabupaten Sleman
Keywords:
kesehatan ternak, motivasi, penyuluhan, peternak, luka goresAbstract
Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi peternak domba terhadap manajemen kesehatan ternak domba melalui penyuluhan penyembuhan luka gores menggunakan krim daun binahong di Desa Sendangagung, Kecamatan Minggir Kabupaten Sleman. Penelitian ini juga melakukan analisis pengaruh variabel umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak, jumlah kepemilikan ternak, serta akses terhadap informasi dan teknologi terhadap tingkat motivasi. Selain itu, penelitian ini juga mengevaluasi kegiatan penyuluhan melalu efektivitas penyuluhan dan efektivitas perubah perilaku responden yang telah dilakukan. Penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan desain one group pretest posttest dan desain one shoot case studi. Responden yang dilibatkan dalam penelitian ini berjumlah 37 responden yang diperoleh berdasarkan hasil pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa tingkat motivasi peternak terhadap manajemen kesehatan ternak domba berada
pada kategori “tinggi” dengan skor 1.952. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa variabel tingkat pendidikan dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,01), pengalaman beternak dengan nilai signifikansi 0,048 (p,<0,05), jumlah kepemilikan ternak dengan nilai signifikansi 0,018 (p<0,05), dan akses terhadap informasi dan teknologi dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,01) memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap tingkat motivasi. Sedangkan, umur dengan nilai signifikansi 0,327 tidak memiliki pengaruh signifikansi terhadap tingkat motivasi. Secara simultan, seluruh variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat motivasi dengan nilai 0,000 (p<0,01). Kegiatan penyuluhan yang terlaksana dinilai dengan kategori efektif dengan skor 82,56% dan perubahan perilaku responden dalam kategori efektif dengan skor 57,92%.
