EVALUASI SERANGAN HAMA PENGGEREK BUAH KAKAO (Conopomorpha cramerella Snell) DI KABUPATEN KOLAKA TIMUR
(Conopomorpha cramerella Snell)
Keywords:
Evaluasi, Serangan, Hama, PBK, KakaoAbstract
Kakao (Theobroma cacao, L) merupakan salah satu komoditas andalan nasional dan berperan penting bagi perekonomian Indonesia, terutama dalam penyedian lapangan kerja, sumber pendapatan petani, dan sumber devisa bagi negara. Serangan penggerek buah kakao (Conopomorpha cramerella Snella) dapat menurunkan produksi sampai 80% dan kerusakan biji sampai 82%. Gejala serangan
PBK mengakibatkan buah kakao berwarna agak jingga atau pucat keputihan. Penelitian ini terdiri atas kegiatan yaitu: Mengevaluasi Gejala serangan hama PBK dan busuk buah hasil sambung samping pada 12 klon kakao dengan umur batang bawah 15 tahun dan umur sambung samping umur tiga tahun di Kabupaten Kolaka Timur Sulawesi Tenggara Kecamatan Lambandia Desa Lambandia berlangsung seajak Maret sampai juli 2019 dengan luas areal 0,5 ha. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 12 genotipe yang digunakan sebagai perlakuan masing – masing diulang 3 kali ulangan dan data yang dikumpulkan dari hasil penelitian ini dapat dianalisis dari nilai rata-rata Anova dengan Uji lanjut Scott- Knott. Hasil Analisis pada nilai rata- rata Anova terdapat perbedaan Hasil nilai rata-rata jumlah masuk larva pada buah kakao. Penelitian ini dengan 12 genotipe, yaitu bahwa Jumlah lubang masuk larva PBK terdapat dua kelompok yang berbeda dari 12 genotipe, yaitu.Dari hasil analisis bahwa K12(MT) dan K2(M01) memiliki jumlah lubang masuk larva PBK yang sama. Tetapi biji lengket terdapat dua kelompok yang berbeda dari 12 genotipe, yaitu Dari hasil analisis bahwa K2(M01) dengan jumlah biji lengket paling banyak dan berbeda dengan genotipe yang lainnya.
