Smart Farming dan Ketahanan Pangan Berkelanjutan: Analisis dalam Perspektif Maqashid Syariah terhadap Transformasi Pertanian Digital di Indonesia

Authors

  • Hasbi
  • Andi Ajeng Tenri Lala
  • Rusdiawan

Keywords:

smart farming, ketahanan pangan, pertanian digital, maqashid syariah

Abstract

Transformasi digital pada sektor pertanian melalui penerapan smart farming menjadi salah satu strategi penting dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, perubahan iklim, keterbatasan sumber daya, dan peningkatan kebutuhan pangan nasional. Smart farming memanfaatkan teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), sensor, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), big data, dan sistem pemantauan berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta keberlanjutan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi smart farming terhadap ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip maqashid syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) yang bersumber dari artikel ilmiah, laporan lembaga pemerintah, dan literatur terkait pertanian digital, ketahanan pangan, serta maqashid syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi smart farming berkontribusi pada peningkatan produktivitas pertanian, efisiensi penggunaan air dan pupuk, pengurangan risiko gagal panen, serta penguatan sistem pangan yang lebih berkelanjutan. Dari perspektif maqashid syariah, penerapan smart farming sejalan dengan tujuan perlindungan jiwa (hifz al-nafs) melalui penyediaan pangan yang memadai, perlindungan harta (hifz al mal) melalui peningkatan efisiensi dan pendapatan petani, serta perlindungan lingkungan (hifz al-bi’ah) melalui pengelolaan sumber daya yang lebih berkelanjutan. Meskipun demikian, berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi teknologi petani, dan tingginya biaya investasi masih menjadi hambatan utama implementasinya. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat dalam mempercepat transformasi pertanian digital guna mewujudkan ketahanan pangan  yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Published

2026-09-14