Pengaruh Pemberian Pupuk NPK dan Pupuk Hayati Mikoriza Terhadap Pertumbuhan Benih Kelapa Sawit Pada Fase Pre Nursery
Keywords:
Kelapa Sawit, Pupuk NPK, Mikoriza, Pre Nursery, Pertumbuhan BenihAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian pupuk NPK (15:15:6:4)
dan pupuk hayati mikoriza terhadap pertumbuhan benih kelapa sawit (Elaeis
guineensis Jacq.) pada fase pre-nursery di PT Abdi Budi Mulia. Penelitian
dilaksanakan selama dua bulan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)
faktorial dengan dua faktor, yaitu dosis pupuk NPK (0, 4, 8, dan 12 g/polybag) dan
pupuk mikoriza (0, 5, 10, dan 15 g/polybag), yang menghasilkan 16 kombinasi
perlakuan dengan 3 ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah
pelepah daun, panjang dan lebar daun, diameter batang, panjang akar, berat basah
dan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK
maupun pupuk mikoriza secara tunggal berpengaruh nyata terhadap semua
parameter pengamatan. Untuk hasil kombinasi berpengaruh nyata terhadap sebagian
besar parameter pertumbuhan. Dosis terbaik secara umum diperoleh pada kombinasi
pupuk NPK 12 g dan mikoriza 15 g/polybag (N3M3), yang memberikan hasil tertinggi
pada parameter tinggi tanaman, panjang daun, diameter batang, panjang akar, dan
berat akar. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan kombinasi pupuk NPK dan
mikoriza dapat meningkatkan pertumbuhan benih kelapa sawit pada fase pre-nursery
secara signifikan, dan formulasi N3M3 dapat direkomendasikan sebagai perlakuan
terbaik dalam sistem pembenihan dua tahap.