TINGKAT PENERAPAN PENGENDALIAN PENYAKIT MOSAIK KUNING KACANG HIJAU PADA PETANI KACANG HIJAU DI DESA BENDUNGAN KECAMATAN KUWARASAN KABUPATEN KEBUMEN
DOI:
https://doi.org/10.55259/jiip.v30i2.1089Abstract
Kendala teknis yang dihadapi petani kacang hijau salah satunya yaitu serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) baik berupa hama, penyakit, maupun gulma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inovasi, sasaran, cara pengambilan keputusan, saluran komunikasi, dan penyuluh pertanian pada pada penerapan pengendalian penyakit mosaik kuning kacang hijau pada petani kacang hijau. Penelitian dilaksanakan mulai 10 Juni 2022 sampai 1 Agustus 2023 di Desa Bendungan, Kecamatan Kuwarasan, Kabupaten Kebumen. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 30 orang yang berasal dari Kelompok Tani Mekar Jaya I dan Mekar Jaya I. Hasil penelitian menunjukan penerapan pengendalian penyakit mosaik kuning kacang hijau pada aspek inovasi memiliki kategori sedang dengan persentase 64,07%, aspek sasaran memiliki kategori sedang dengan persentase 62,70%, aspek cara pengambilan keputusan memiliki kategori sedang dengan persentase 67,78%, aspek saluran komunikasi memiliki kategori sedang dengan persentase 66,67%, dan aspek penyuluh pertanian memiliki kategori tinggi dengan persentase 85,93%. Pemberdayaan dilakukan untuk meningkatkan perilaku petani dalam mengambil keputusan pengendalian penyakit mozaik kacang hijau. Penyuluhan yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap petani dalam mengendalikam penyakit mozaik kuning sebesar 39,45 dan 36,33 %.References
BPS Kebumen. (2020). Kecamatan Kuwarasan Dalam Angka 2020. Kebumen
BPS Kebumen. (2021). Kecamatan Kuwarasan Dalam Angka 2021. Kebumen
BPS Kebumen. (2022). Kecamatan Kuwarasan Dalam Angka 2022. Kebumen
Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. (2016). Petunjuk Teknis Pengelolaan Produksi Kacang Tanah Dan Kacang Hijau Tahun Anggaran 2016. Jakarta
Direktorat Aneka Kacang dan Umbi. (2019). Laporan Tahunan Direktorat Aneka Kacang Dan Umbi. Jakarta
Gusti, I.M., Siwi, G.,Agus, S.P. (2021). Pengaruh Umur, Tingkat Pendidikan dan Lama Bertani terhadap pengetahuan petani mengenai manfaat dan cara penggunaan kartu tani di kecamatan parakan. Jurnal Litbang Pprovinsi Jawa Tengah Vol. 19, No. 2, Desember 2021, Hal, 209-221
Halil, Warda. (2017). Peran Komunikasi Dalam Proses Adopsi Inovasi Penyuluhan Pertanian. Buletin Informasi Teknologi Pertanian Nomor 4 Tahun 2017
Hama, S., Widianti, L. (2019). Organogenesis Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiate L) Pada Beberapa Konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh Sitokinin dan Giberelin Secara In Vitro. Jurnal Agercolere. Vol. 1(2) 2019, 51-56
Hidayati. (2016). Penyuluhan dan Komunikasi. Media Nusa Creative. Malang
Indiati, S.W. (2015). Pengelolaan Hama Thrips Pada Kacang Hijau Melalui Pendekatan Pengendalian Hama
Terpadu. J. Litbang Pert. Vol.34 No.2 Juni 2015: 51-60
Nurmayasari dkk. (2020). Tingkat Kesetaraan Gender pada Rumah tangga petani sawi di Pekon camping kecamatan gisting kabupaten tanggamus. JSHP Vol.4 No. 1, 2020 e-ISSN 2597-7342
Radjab, A.I.Z., Lainawa, J., Lenzun, G.D. (2021). Peran Penyuluh Dalam Meningkatkan Adopsi Inovasi Teknologi Pakan Ternak Sapi di Kecamatan Totikum Kabupaten Banggai Kepulauan. Zootec Vol. 41. No 1 : 2446-255
Sastrahidayat, I.R,. (2019). Penyakit Pada Tanaman Kacang-Kacangan. Universitas Brawijaya Press
Sujaya, D. H, Tito, H, Agus, Y.I. (2018). Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Produktivitas Usahatani Mina Padi di Kota Tasikmalaya. Mimbar Agribisnis Vol 4, No 1 (2018) E-ISSN 2579-8340
Sujimin, et.al. (2019). Strategi Aksi Inovasi Pertanian Berbasis Pengembangan Masyarakat. Jurnal Sosiologi Pedesaan hal 47-56
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta. Bandung