Potensi Pelanggaran Kesejahteraan Hewan Dalam Proses Transportasi Ternak Ruminansi Melalui Jalur Darat Ditinjau Dari Lima Kebebasan Kesejahteraan Hewan

Jesiaman Silaban

Abstract


ABSTRAK
Transportasi ternak ruminansia melalui jalur darat sangat umum dilakukan dalam rangka pemindahan maupun distribusi ternak dengan berbagai tujuan. Kajian ini dilakukan untuk menelaah potensi pelanggaran kesejahteraan hewan dalam proses transportasi ternak ruminansia khususnya melalui jalur darat. Potensi pelanggaran dianalisis dengan pendekatan penerapan lima kebebasan dalam kesejahteraan hewan melalui studi pustaka dari berbagai sumber. Lima kebebasan tersebut terdiri atas bebas dari rasa lapar dan haus; bebas dari rasa tidak nyaman; bebas dari rasa sakit, luka dan penyakit; bebas mengekspresikan perilaku normal; dan bebas dari rasa stress dan tekanan. Hasil kajian ditemukan potensi pelanggaran kesejahteraan hewan dalam setiap tahap transportasi hewan ditinjau dari lima poin kebebasan kesejahteraan hewan.


Kata Kunci: Tranportasi, Ruminansia, Kesejahteraan, Hewan, Kebebasan

 

ABSTRACT
Ruminants are commonly transported by road for many purposes including livestock distribution and trading. This paper was made to point out and describe violation potentials of animal welfare practice during transport especially by road. The violation potentials were analysed with five freedoms of animal welfare approach through relevant references and studies. The five freedoms are freedom from hunger and thirst; freedom from discomfort; freedom from pain, injury, and disease; freedom to express normal and natural behavior; and freedom from fear and distress. The result showed that there are violation potentials of each step of transport assessed through five freedoms of animal welfare.
Keywords: Ruminants, Transport, Animal, Welfare, Freedom


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Bulita SF, Aradom S, Gebrenset G. 2015. Effect of transport time upto 12 hours on welfare of cows and bulls. Journal of Service and Management 8: 161-182.

Kannan G, Terrill TH, Kouakou B, Gazal OS, Gelaye S, Amoah EA, Samake S. 2000. Transportation of goats: effects on physiological stress responses and live weight loss. Journal of Animal Science 78: 1450-1457.

Marahrens M, Richthofen IV, Schmeiduch S, Hartung J. 2003. Special problems of long distance road transport of cattle. Deutsche tierarztliche Wochenschrift 110: 120-125.

Marίa GA, Villaroel M, Chacόn G, Gebresenbet G. 2004. Scoring system for evaluating the stress to cattle of commercial loading and unloading. The Veterinary Record 154: 818 – 820.

Peternakan, DJPKH. 2020. Buku Statistik Peternakan 2020. Jakarta: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Peternakan, DJPKH. 2020. Standard operating procedure (sop) kesejahteraan hewan dalam pengangkutan hewan melalui jalur darat. Jakarta: Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner

Suherman DBP. Purwanto W. Manalu, dan Permana IG. 2013. Simulasi artificial neural network untuk menentukan suhu kritis pada sapi Fries Holland berdasarkan respon fisiologis. Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Bengkulu. J. Ilmu Ternak dan Veteriner. 18 (1) : 70 – 80.

Trisiana Arie F, Destomo A dan Mahmilia F. 2021. Pengangkutan Ternak: Proses, Kendala dan Pengaruhnya pada Ruminansia Kecil. WARTAZOA Vol. 31 No. 1 Th. 2021 Hlm. 43-53.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.